PM Baru Australia Mendukung Kenaikan Upah Meredakan Rasa Sakit Akibat Inflasi

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Pemerintah Partai Buruh kiri-tengah Australia yang baru pada Jumat mengusulkan kenaikan upah minimum untuk meringankan beban keuangan keluarga yang terkena dampak melonjaknya harga energi dan lonjakan inflasi harga konsumen.

Perdana Menteri Anthony Albanese, yang dilantik pekan lalu, mengatakan pemerintahnya telah mengajukan aplikasi dengan badan penetapan upah independen yang dapat membantu menaikkan gaji pekerja dengan bayaran terendah dari A$20.33 ($14.77) per jam.

"Pekerja dengan upah minimum pantas mendapatkan kenaikan gaji," kata Albanese di Twitter (NYSE:TWTR). "Meningkatnya biaya memberi tekanan nyata pada anggaran keluarga. Dan biaya ini lebih sulit dipenuhi karena satu dekade keputusan yang disengaja oleh pemerintah sebelumnya untuk menjaga upah tetap rendah."

GAMBAR BROKER ONLINE

Anthony Albanese

Komisi Pekerjaan yang Adil akan memutuskan upah minimum dalam beberapa minggu ke depan, keputusan yang mempengaruhi lebih dari 2 juta pekerja meskipun pemerintah dapat membuat rekomendasi tentang ukuran penghargaan.

Menteri Ketenagakerjaan Tony Burke mengatakan pemerintah tidak ingin upah siapa pun mundur tetapi ini paling akut bagi penerima upah rendah.

Dengan inflasi yang naik dua kali lebih cepat dari upah, pendapatan riil berada di zona merah.

Pemerintah baru juga mengatasi lonjakan harga grosir domestik listrik dan gas karena permintaan energi meningkat dengan cuaca yang lebih dingin.

Selama kampanye pemilihan, Albanese berjanji akan mendukung kenaikan upah 5.1% menyamai inflasi.

Di tengah kenaikan tajam dalam biaya hidup, data pada hari Rabu menunjukkan produk domestik bruto Australia naik 0.8% pada kuartal Maret, melampaui perkiraan pasar, menetapkan rencana untuk lebih banyak kenaikan suku bunga melawan inflasi oleh Reserve Bank of Australia (RBA).

Ekonom yang disurvei oleh Reuters mengatakan dalam survei yang diterbitkan pada hari Jumat bahwa RBA akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Juni minggu depan, dengan beberapa memprediksi kenaikan 40 basis poin menjadi 0.75%.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA