Euro Kembali di Atas Paritas, Dollar AS Turun Setelah Inflasi Mengganas

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Dollar AS menelusuri kembali dari tertinggi 20 tahun dan euro kembali menembus paritas, menyusul penurunan singkat di bawahnya. Pasca data pada Rabu menunjukkan inflasi harga konsumen AS melonjak ke level tertinggi lebih dari 40 tahun pada Juni.

Harga konsumen tahunan AS melonjak 9.1% pada bulan Juni. Hal ini merupakan kenaikan terbesar dalam lebih dari empat dekade. Membuat warga Amerika menggali lebih dalam untuk membayar bensin, makanan, perawatan kesehatan dan sewa.

"Angka ini sangat tinggi. Ini lebih tinggi dari yang diharapkan dan menunjukkan bahwa inflasi berjalan cepat ke arah yang salah." Chris Zaccarelli, kepala investasi dari Aliansi Penasihat Independen berpendapat.

Euro sempat jatuh ke $0.9998 terhadap greenback setelah data. Sempat menembus di bawah level $1 untuk pertama kalinya sejak Desember 2002, sebelum memantul kembali ke perdagangan terakhir di $1.0061.

Mata uang tunggal dipandang memiliki dukungan di area $1.

GAMBAR BROKER ONLINE

Indeks dollar mencapai 108.59 tertinggi sejak Oktober 2002, sebelum jatuh kembali ke 107.95.

Euro sedang terluka karena kawasan itu menghadapi krisis energi yang dipicu oleh sanksi yang dikenakan pada Rusia karena invasinya ke Ukraina.

"Sanksi yang mencoba menyakiti Rusia juga merugikan Uni Eropa," kata Lou Brien, ahli strategi pasar dari DRW Trading di Chicago. "Mereka berada dalam waktu yang sulit untuk memulai dengan keluar dari pandemi tetapi lapisan masalah tambahan ini juga membuat euro kurang menarik."

Kekhawatiran tentang prospek Eropa telah meningkat sejak pipa tunggal terbesar yang membawa gas Rusia ke Jerman, Nord Stream 1, memulai pemeliharaan tahunan pada hari Senin. Pemerintah, pasar, dan perusahaan khawatir penutupan itu mungkin akan lama karena perang Ukraina.

Federal Reserve juga mungkin dapat menaikkan suku bunga lebih jauh dari rekan-rekan termasuk Bank Sentral Eropa.

Pedagang meningkatkan taruhan setelah inflasi bahwa Fed mungkn dapat menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin ketika bertemu pada 26-27 Juli. Kenaikan setidaknya 75 basis poin terlihat hampir pasti.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic pada hari Rabu mengatakan bahwa inflasi Juni yang lebih tinggi dari perkiraan mungkin mengharuskan pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan peningkatan 100 basis poin pada pertemuan tersebut.

ECB mungkin akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 21 Juli, kenaikan pertama sejak 2011.

Depresiasi euro tidak mungkin mempengaruhi jalur suku bunganya. ECB mengawasi nilai tukar euro karena dampaknya terhadap inflasi tetapi tidak menargetkan tingkat tertentu, kata juru bicara ECB.

Loonie Kanada naik setelah Bank of Canada menaikkan suku bunga acuan dengan poin persentase penuh, mengejutkan pasar dengan kenaikan rake terbesar sejak 1998.

Greenback turun 0.39% terhadap mata uang Kanada menjadi C$1.2967.

Dollar AS naik 0.31% terhadap yen Jepang menjadi 137.33, setelah sebelumnya mencapai tertinggi 24 tahun di 137.81.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA