Biden Masih Menimbang Opsi Tarif Impor China

Broker Online | Forex | Trading Online | Bursa Forex

Broker online - Tim Presiden AS Joe Biden masih mencari opsi apakah akan memangkas semua atau sebagian tarif impor China. Hal ini untuk mengurangi inflasi, Gedung Putih mengatakan pada Selasa karena permintaan industri untuk mempertahankan bea masuk meningkat.

Lebih dari 400 permintaan untuk mempertahankan tarif atas barang-barang China telah masuk ke kantor Perwakilan Dagang AS pada Selasa malam. Sehingga memperumit pengambilan keputusan Joe Biden.

Di antaranya adalah komite 24 serikat pekerja dari AFL-CIO ke Air Line Pilots Association, yang telah meminta dan mengajukan surat bahwa semua tarif 'Bagian 301' oleh mantan Presiden Donald Trump berlanjut, mencakup sekitar $370 miliar impor China.

Jika secara substansial menghapus tarif, Biden harus memunggungi konstituen utama. Dia menggambarkan dirinya sebagai presiden yang paling pro-buruh yang pernah ada. Dan sangat bergantung pada serikat pekerja untuk mendukung kemenangan pemilihan pendahuluan dan pemilihan umum Partai Demokrat pada tahun 2020.

GAMBAR BROKER ONLINE

Joe Biden

Setelah berminggu-minggu musyawarah dalam pemerintahan mengenai pemotongan tarif sebagai cara untuk meredakan inflasi yang tinggi, Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan tim Biden masih mempertimbangkan berbagai strategi.

"Ada banyak elemen berbeda dalam hal ini, terutama karena pemerintahan sebelumnya memberlakukan tarif ini dengan cara yang serampangan, dengan cara yang tidak strategis," kata Jean-Pierre. "Jadi kami ingin memastikan bahwa kami memiliki pendekatan yang tepat. Dan sekali lagi, timnya sedang berbicara, sedang mencari tahu dan mereka sedang membahasnya ini."

Jean-Pierre menolak untuk memberikan garis waktu terhadap keputusan Biden tersebut. Ketika press bertanya kepada Jean-Pierre apakah itu akan menunggu sampai Biden berbicara dengan Presiden China Xi Jinping melalui panggilan telepon.

Orang-orang yang akrab dengan pertimbangan tarif mengatakan kepada Reuters bahwa Biden juga sedang mempertimbangkan apakah akan memasangkan penghapusan beberapa tarif dengan penyelidikan Bagian 301 baru ke dalam subsidi industri China dan upaya untuk mendominasi sektor-sektor utama, seperti semikonduktor.

Penyelidikan akan memakan waktu hingga satu tahun untuk penyelidikan. Dan dapat mengarah pada putaran tarif baru. Tetapi sumber tersebut mengatakan bahwa Biden dapat mengklaim bea semacam itu akan lebih fokus secara strategis. Daripada banyak tarif saat ini untuk barang-barang konsumen seperti sweater katun dan router internet rumah.

Pertimbangan datang ketika USTR sedang melakukan tinjauan undang-undang empat tahun tentang tarif. Dengan satu tenggat waktu untuk mengajukan permintaan agar tarif tetap berlaku. Yang berakhir pada Selasa malam dan yang lainnya berlangsung hingga 22 Agustus.

Masalah tarif diangkat selama panggilan telepon antara Menlu AS Janet Yellen dan Wakil PM Liu He pada Senin malam. Tetapi pernyataan Departemen Keuangan tidak menyebutkan tugas dan fokus pada tantangan ekonomi yang lebih luas dan sanksi Rusia.

Untuk mengikuti rekomendasi harian, silahkan bergabung di account telegram CyberFutures @CFNewsJkt

PRODUCTS
RISK WARNING

Trading leveraged products such as Forex and CFDs may not be suitable for all investors as they carry a high degree of risk to your capital. Please ensure that you fully understand the risks involved, taking into account your investments objectives and level of experience, before trading, and if necessary seek independent advice

SOCIAL MEDIA