support@cfforex.com | (62) 21 522 1979 | 087883891208 | CFsupport | 5887EC41

CF Akademi
Tips Forex


Tips Memilih Broker Forex
Jika kita berbicara tentang broker forex terbaik, pertanyaan mendasar yang secara spontan muncul adalah , sebenarnya broker forex terbaik itu seperti apa? Kriteria apa saja yang wajib dimiliki oleh broker terpercaya? Secara umum, untuk bisa mencari dan mendapatkan pilihan yang tepat atas broker terbaik sebenarnya tidaklah mudah dan tidak juga terlalu susah. Tidak mudah karena kita tahu bahwa banyaknya broker forex online yang menawarkan produk dengan beragam jenis promosi menarik seringkali membingungkan kita untuk menjatuhkan pilihan yang tepat. Berikut ini beberapa kriteria yang dapat kita gunakan untuk memilih broker forex terbaik :

  1. Broker Secara Resmi Terdaftar Di Badan Regulasi
  2. Setiap broker forex harus secara resmi terdaftar di badan regulasi seperti CFTC, NFA, FSA UK, dan ASIC. Namun bukan berarti setiap broker harus terdaftar pada seluruh badan regulasi tersebut. Dengan terdaftar pada salah satu badan regulasi itu, broker sudah dapat dikatakan broker forex terbaik. Tapi kita juga harus tetap tetap hati-hati dengan yang palsu. Karena tak menutup kemungkinan broker nakal akan melakukan pemalsuan regulasi untuk mengelabui calon nasabahnya.
  3. Tersedianya Volume Lot yang Fleksibel
  4. Volume lot yang disediakan oleh broker sifatnya fleksibel, baik itu Micro, Mini, sampai Regular (bisa melakukan trade dengan 0.01, 0.1 sampai dengan di atas 1.0 lot). Selain itu, ada juga broker yang menyediakan nano lot.
  5. Diperbolehkannya Semua Jenis Teknik Trading dan Locking
  6. Penggunaan teknik trading seperti martingale, scapling, dan lain sebagainya oleh nasabah tentu tidak akan dilarang oleh broker. Begitupula dengan penggunaan locking dan hedging, tentunya juga diperbolehkan oleh broker terbaik.
  7. Tidak Memperbolehkan Transfer dengan Pihak Ketiga
  8. Karena faktor keamanan dan legalitas money laundry, Broker tidak akan memperbolehkan dan melarang nasabahnya untuk melakukan transfer dengan pihak ketiga. Artinya, transaksi transfer hanya dilakukan dengan pihak bank dan transfer langsung yang dikirim ke rekening perusahaan pialang/broker terkait. Disamping itu, proses transfer yang dilakukan dengan menggunakan media ilegal seperti voucher, liberty reserve (LR), atau titip transfer kepada perorangan dengan menggunakan nama berbeda juga tidak diperbolehkan.
  9. Leverage Mulai Dari 1: 100
  10. Leverage yang bisa dimanfaatkan oleh trader tersedia mulai dari 1: 100 dan idealnya yaitu 1: 200 atau maksimal 1: 400. Jika lebih dari jumlah tersebut seperti 1: 1000 dapat berpotensi meledakkan account trading kita. Kita juga bisa memilih jenis broker Non Dealing Desk seperti DMA, STP, ECN, dan lain sebagainya.
  11. Spread Di Broker Haruslah Masuk Akal
  12. Jangan pernah terlena dengan Fixed Spread yang rendah seperti Fixed Spread 1. Karena broker semacam itu biasanya sering sekali bertindak curang dan menipu. Jika ingin mencari broker Fixed Spread, disarankan untuk memilih broker yang memiliki spread rata-rata 2 hingga 5 poin.
  13. Jangan Tergiur Dengan Broker Yang Menawarkan Banyak Bonus
  14. Banyak sekali broker online yang menawarkan bonus menarik kepada calon nasabah. Misal bonus deposit 20%, 30%, Free deposit sebesar 100 dolar dapat bonus 25 dolar, dan lain sebagainya yang sifatnya sebagai pemanis. Bonus-bonus seperti itu hanya sekadar trik marketing dan tidak menjamin broker tersebut bagus dan terpercaya.
  15. Ada Flatform Trading Metatrader dan Punya Alamat Website Top Domain
  16. Pilih broker yang memakai platform trading metatrader dan juga mendukung robot trading atau trading otomatis. Pilih juga yang punya jarak pending order di bawah 10 poin. Kalau jenisnya 5 digit, itu artinya di bawah 100 pips. Satu lagi yang terpenting adalah sangat disarankan untuk memilih broker yang punya alamat website menggunakan top domain (contoh: www.cfforex.com).
  17. Pilih Broker yang Beralamat Kantor Bukan Di Negara Terpencil
  18. Pilih broker yang beralamat kantor pusat BUKAN di negara yang terpencil, dan jangan hanya sekedar melihat alamat Agennya ataupun IB nya saja. Tetapi HARUS dilihat alamat kantor pusatnya. Dan awas jebakan kantor yang hanya PO BOX ataupun Virtual Office saja. Bila perlu, kunjungi kantor pusat broker tersebut. Terutama bagi Anda yang ingin menempatkan dana dalam jumlah sangat besar.
  19. Memiliki Nomor Telepon Trading Desk
  20. Nomor telepon trading desk adalah fasilitas yang diberikan ke investor forex yang bermanfaat untuk melakukan trading forex melalui telepon jika pada saat itu jaringan internet sedang mengalami gangguan. Dan setiap broker terbaik tentunya punya nomer telepon trading desk, bukan nomer telepon pribadi atau marketing.
  21. Bank Penampung Bereputasi Baik dan Internasional
  22. Kustodian yang dipakai oleh perusahan broker haruslah bank yang punya status internasional dan punya reputasi baik. Misal : Barclays, JP Morgan, HSBC, UBS, Deutsche Bank, dan bank-bank sejenisnya. Peran bank penampung ini penting sekali untuk keamanan dan keselamatan dana nasabah.
  23. Jangan Pernah Mempercayai Rating
  24. Janganlah terlalu mempercayai rating, penghargaan atau award, dan semacamnya yang dipaparkan atau ditampilkan perusahaan broker. Semua itu belum tentu menjadi patokan bahwa mereka adalah broker terbaik. Karena terkadang apa yang dipaparkan mengenai rating dan semacamnya adalah trik marketing dan belum bisa dipastikan bahwa broker tersebut bagus dan terpercaya. Kecuali, rating, awards dan sebagainya dikeluarkan oleh lembaga terpercaya seperti Forbes atau semacamnya.

Ciri-Ciri Broker Penipu

Perusahaan forex yang legal dan teregulasi akan memprioritaskan keamanan dan mutu pelayanan trading Anda daripada sekedar memberi iming-iming berupa bonus atau hadiah yang tampaknya menggiurkan. Agar terhindar dari perangkap broker-broker demikian, berikut ini adalah beberapa ciri broker forex scam yang dapat menjadi referensi Anda agar berhati-hati dalam memilih broker forex sebagai mitra trading Anda.

  1. Sulit Dihubungi
  2. Jika respon yang diberikan atas complain Anda lama atau tidak ditanggapi sama sekali, bisa jadi bahwa broker forex tersebut memang bermasalah. Broker yang sulit dihubungi tentu akan mempersulit trader untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Perusahaan broker yang menggunakan server yang lemah bagi situsnya tentu dapat disimpulkan bahwa broker tersebut tidak memprioritaskan kepentingan dan keuntungan klien.
  3. Perbedaan Pelayanan Antara Proses Deposit dan Penarikan Investasi / Withdrawal
  4. Broker forex scam sering menyulitkan penarikan profit nasabahnya atau klien bahkan tidak dapat melakukan penarikan sama sekali. Ada berbagai alasan yang dikemukakan agar klien tidak dapat menarik keuntungannya. Sebaliknya, bila ada klien yang ingin deposit maka prosesnya cepat dan lancar.
  5. Situs yang Buruk
  6. Anda dapat menilai kredibilitas dan kualitas sebuah perusahaan broker dari mutu websitenya. Situs broker scam atau penipu seringkali sangat tidak aman, yaitu kerap terjadi penyalahgunaan dana milik klien oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Sebuah situs selayaknya memiliki sistem pendeteksi yang akurat untuk melacak perubahan terhadap suatu identitas.
  7. Memperbolehkan Transfer Kepada Pihak Ketiga dan Rekayasa Harga
  8. Yang dimaksud dengan rekayasa harga artinya adalah pengaturan nilai deposit yang tidak sesuai stAndar dengan nilai nominal diperbesar. Tujuan dari manipulasi ini adalah meningkatkan nilai likuiditas perusahaan dalam laporan keuangan. Sebagai trader atau calon trader, Anda harus sangat berhati-hati dengan jenis broker semacam ini. Selain manipulasi harga, broker forex bermasalah seringkali memperbolehkan transfer dana kepada pihak ketiga. Padahal prosedur ini bisa dikaitkan dengan pencucian uang atau memberi kesempatan kepada hacker untuk melakukan manipulasi dana klien.
  9. Alamat Kantor Fiktif
  10. Hal paling sederhana yang dapat Anda cermati apakah sebuah broker forex bermasalah atau tidak adalah dengan memperhatikan alamat kantornya. Broker yang ilegal seringkali berkantor pusat di negara-negara terpencil atau dengan nama-nama yang belum pernah Anda dengar. Alamat-alamat di negara tersebut seringkali dimanfaatkan sebagai alamat perusahaan broker penipu atau investasi bodong.
  11. Website Bukan Alamat Top Domain (.com)
  12. Hati-hati dengan situs broker forex yang tidak menggunakan top domain .com, karena perusahaan forex yang tidak menggunakan top domain hampir bisa dipastikan bahwa broker forex tersebut ilegal atau bermasalah. Perusahaan broker forex profesional dan kompeten pasti menggunakan top domain .com sebagai induk perusahaan. Jika Anda ingin memilih Broker Forex Lokal Indonesia yang resmi, pastikan perusahaan tersebut menggunakan top domain Indonesia .co.id atapun tetap .com.
  13. Tak Memiliki Izin Sebagai Perusahaan Broker
  14. Pada umumnya broker forex online yang memegang regulasi dari lembaga pengawas keuangan yang memang berwenang akan mencantumkan badan regulatornya pada website. Dengan demikian calon klien akan bisa mencari tahu tentang broker yang bersangkutan dan kredibilitasnya. Selain itu dengan memiliki regulasi dari lembaga pengawas yang terkemuka juga dapat menjadi alat promosi untuk menarik klien karena keamanan broker forex tersebut telah terjamin.
  15. Requote
  16. Salah satu modus operandi yang sering digunakan oleh broker forex scam untuk mengacaukan trading Anda adalah dengan requote atau perubahan nilai open. Jika saat bertrading platform kita sering mengalami requote saat hendak mengeksekusi order walaupun kondisi pasar sedang tenang, maka Anda harus mulai waspada dengan broker forex Anda.
  17. Freeze
  18. Sistem yang sering hang atau freeze terutama saat Anda hendak memenangkan transaksi juga dapat menjadi salah satu pertAnda bahwa broker Anda bermasalah. Tetapi kondisi yang menyebabkan berhentinya pergerakan chart dalam aplikasi tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur. Gangguan sistem seperti itu juga kerap terjadi saat order yang banyak terjadi pada waktu yang berbarengan.
  19. Batasan trading
  20. Jika broker forex Anda membatasi penggunaan teknik trading yang bisa Anda lakukan, sebaiknya Anda waspada karena bisa saja alasannya adalah agar Anda tidak terlalu sering mendapatkan profit. Yang memberlakukan larangan tersebut biasanya adalah broker-broker bAndar yang harus membayar profit Anda dari kas perusahaan karena mereka merupakan pembuat pasar sehingga trading dilakukan antar nasabah sendiri. Salah satu faktor penting yang dapat menunjang kesuksesan trading Anda adalah memilih broker forex yang profesional dan terpercaya. Jika kerugian yang terjadi memang murni karena trader belum terampil dalam kegiatan tradingnya, tentu itu merupakan hal yang wajar. Tetapi jika kekalahan trading investor karena sistem yang dimanipulasi demi mendapatkan keuntungan bagi perusahaan, tentu hal itu akan sangat merugikan.


Kantor Pusat

  (62) 21 520 6118
  (62) 21 520 6931

Divisi Penjualan & Pelayanan

  (62) 21 522 1979
  support@cfforex.com
  087883891208
  CFsupport
  5887EC41

Divisi Customer Relations

  (62) 812 7291 6997
  (62) 21 520 6118 ext. 139/140
  relations@cfforex.com
  7C40E763

Divisi Operasional

  (62) 21 521 0525
  operations.indo@cfforex.com


www.cfforex.com sebagai website resmi PT. Cyber Futures menyediakan informasi berdasarkan sumber yang terpercaya, pihak kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk risiko atau kerugian yang dialami secara langsung atau tidak langsung atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi tersebut. PT. Cyber Futures adalah pialang berjangka (broker) yang memiliki izin resmi sejak 2004 dan semua transaksi melalui LP (Pedagang). Pihak Cyber Futures membuka semua peluang jenis trading. Apabila ditemukan indikasi kecurangan secara sengaja / tidak sengaja dalam melakukan transaksi tersebut, maka pihak Cyber Futures memiliki otoritas / hak penuh untuk membekukan sementara akun nasabah untuk di tindak lanjuti oleh pihak otoritas.

PT. Cyber Futures membutuhkan informasi pribadi bagi pihak yang melakukan pendaftaran demo dan live account untuk kepentingan internal. PT. Cyber Futures dan karyawannya berkewajiban menjaga kerahasiaan informasi tersebut dan tidak akan memberikannya kepada pihak ketiga. Namun, jika diwajibkan oleh undang-undang, maka PT. Cyber Futures dapat memberikan informasi tersebut ke otoritas publik.

Diberitahukan kepada seluruh calon nasabah / nasabah PT. Cyber Futures, bahwa semua proses deposit wajib dilakukan melalui Bank Segregated Accounts atas nama PT. Cyber Futures yang terdaftar di BAPPEBTI, BBJ-JFX dan KBI (BCA, Mandiri, CIMB Niaga). Pihak PT. Cyber Futures tidak bertanggung jawab atas segala risiko yang ditimbulkan apabila terjadi kelalaian dalam melakukan proses deposit yang mengatasnamakan nama pribadi.

Diberitahukan kepada seluruh calon nasabah / nasabah PT. Cyber Futures untuk mengkomunikasikan segala bentuk informasi dengan pihak PT. Cyber Futures hanya melalui email domain resmi perusahaan (nama@cfforex.com). PT. Cyber Futures tidak bertanggung jawab atas segala risiko yang ditimbulkan apabila terjadi kelalaian yang disebabkan oleh penggunaan email diluar domain resmi oleh personel yang mengatasnamakan staff karyawan PT. Cyber Futures.